Tembus Enam Besar Krenova 2026, Tim Riset MAN 2 Kebumen Usung Inovasi Pemantau Pendaki Berbasis GPS dan Detak Jantung

Kebumen News – 14 April 2026
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen kembali menegaskan eksistensinya sebagai madrasah berprestasi dan inovatif. Tim risetnya sukses menembus enam besar ajang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Kebumen tahun 2026 pada kategori pelajar dan masyarakat, sebuah capaian yang menandai kekuatan riset siswa madrasah di tingkat daerah.

Keberhasilan tersebut menjadi pintu masuk menuju tahap penilaian lanjutan. Pada Selasa (14/4/2026), tim dari Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kebumen melakukan kunjungan langsung ke MAN 2 Kebumen untuk melaksanakan verifikasi lapangan melalui presentasi dan diskusi interaktif bersama tim peserta.

Tim riset MAN 2 Kebumen yang terdiri dari Talita Samanta Rahma, Ahmad Nur Abdillah, dan Ika Nur Aprilia tampil percaya diri memaparkan karya inovatif mereka di hadapan tim penilai. Mereka mengusung gagasan teknologi pemantauan detak jantung dan lokasi pendaki gunung secara real-time berbasis GPS yang dilengkapi sistem pertolongan darurat otomatis.

Inovasi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan keselamatan aktivitas pendakian yang kerap menghadapi risiko tinggi di lapangan. Sistem yang dirancang memungkinkan pemantauan kondisi fisik pendaki sekaligus pelacakan posisi secara cepat, sehingga berpotensi mempercepat respons penyelamatan dalam kondisi darurat.

Paparan yang disampaikan tim riset MAN 2 Kebumen mampu menarik perhatian tim juri. Meski masih terdapat beberapa catatan penyempurnaan, respons positif dari tim penilai menjadi sinyal kuat bahwa inovasi tersebut memiliki peluang berkembang lebih jauh sebagai solusi nyata bagi masyarakat.

Pembina Krenova MAN 2 Kebumen, Kartina Dati, menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya agar capaian ini menjadi pemantik semangat baru bagi para siswa untuk terus berinovasi.

“Kami berharap tim riset MAN 2 Kebumen semakin berkembang dan terus melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Prestasi ini mempertegas bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi ruang tumbuhnya kreativitas teknologi yang solutif. Kehadiran inovasi dari siswa MAN 2 Kebumen menjadi bukti nyata bahwa generasi muda daerah mampu bersaing sekaligus berkontribusi dalam pengembangan riset berbasis kebutuhan sosial. (Kn.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *