Kebumen News – 10 Juli 2026. Komitmen membangun tata kelola pendidikan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas terus diperkuat. SMP Negeri 7 Kebumen melakukan studi tiru ke MAN 1 Kebumen untuk mempelajari strategi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Jumat (10/7).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala SMPN 7 Kebumen, Sugeng Supoyo, S.Pd., bersama jajaran guru dan tim kerja. Rombongan disambut Kepala MAN 1 Kebumen, H. Muhiban, beserta unsur pimpinan dan Tim Penjamin Mutu Madrasah di ruang pertemuan utama.
Studi tiru ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan SMPN 7 Kebumen yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan sebagai sekolah piloting dalam pelaksanaan Zona Integritas. Karena itu, berbagai pengalaman dan praktik baik yang telah dijalankan MAN 1 Kebumen menjadi referensi penting dalam menyusun langkah menuju WBK.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhiban memaparkan secara rinci tahapan pembangunan Zona Integritas, mulai dari pemenuhan instrumen penilaian, penyusunan dokumen eviden, strategi mengatasi berbagai kendala, hingga pengalaman MAN 1 Kebumen yang telah berhasil lolos pada tahapan pendahuluan penilaian Zona Integritas.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran keluarga besar SMPN 7 Kebumen. Kami berupaya berbagi pengalaman secara komprehensif mengenai proses pembangunan Zona Integritas, mulai dari tahap persiapan, penyusunan eviden, hingga evaluasi yang kami lalui. Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi SMPN 7 Kebumen dalam membangun Zona Integritas di sekolahnya,” ujar Muhiban.
Ia menambahkan, meskipun proses pembangunan Zona Integritas di MAN 1 Kebumen masih terus berjalan menuju predikat WBK, berbagi pengalaman menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pendidikan di Kabupaten Kebumen.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta peninjauan langsung ke berbagai unit pelayanan publik dan ruang kerja digital yang menjadi bagian dari implementasi reformasi birokrasi di MAN 1 Kebumen.
Kepala SMPN 7 Kebumen, Sugeng Supoyo, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan dan solusi praktis, terutama terkait penyiapan administrasi, pemenuhan eviden, hingga strategi menghadapi proses penilaian Zona Integritas.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarlembaga pendidikan dalam mewujudkan budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik. Langkah tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Kebumen untuk membangun Zona Integritas secara berkelanjutan. (Kn.01)
