Kebumen News – Sabtu, 22 Agustus 2026. Literasi di madrasah kini tidak lagi sekadar berkutat pada aktivitas membaca dan menulis. Di tangan siswa MAN 1 Kebumen, literasi menjelma menjadi karya kreatif, inovasi ramah lingkungan, sekaligus peluang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Gagasan tersebut terlihat dalam keikutsertaan MAN 1 Kebumen pada Festival Literasi Kebumen 2026 yang berlangsung Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026, di area pameran literasi Kabupaten Kebumen. Mengisi Stand 3, MAN 1 Kebumen menampilkan beragam kerajinan tangan dan karya literasi kreatif terpadu hasil kreativitas para siswa.
Menariknya, karya-karya yang dipamerkan tidak hanya mengedepankan nilai estetika, tetapi juga membawa pesan tentang eco-literacy atau literasi lingkungan. Pengunjung dapat melihat berbagai inovasi, antara lain resin craft dengan preservasi bunga kering, botol hidrogel sebagai media tanam yang dikemas secara estetis, serta dokumentasi rekam jejak kegiatan literasi di lingkungan madrasah.
Perpaduan sains, seni, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam konsep pameran MAN 1 Kebumen. Para siswa tidak hanya didorong untuk menghasilkan karya, tetapi juga belajar bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Kepala MAN 1 Kebumen sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, H. Muhiban, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan Festival Literasi Kebumen menjadi ruang strategis untuk menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan peserta didik yang kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing.
“Partisipasi MAN 1 Kebumen di Festival Literasi Kebumen 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa literasi di madrasah mampu menyinergikan sains, seni, dan kepedulian lingkungan atau eco-literacy. Melalui ajang ini, kami ingin melatih jiwa kewirausahaan dan kreativitas siswa, sekaligus mengenalkan secara luas potensi serta prestasi MAN 1 Kebumen sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing,” ujar H. Muhiban.
Pengisian Stand 3 tersebut dikoordinasi oleh Laode Muhamad Kabarakati Mondolalo dengan dukungan tim guru dan siswa MAN 1 Kebumen.
Keikutsertaan MAN 1 Kebumen menunjukkan bahwa wajah literasi di madrasah terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Membaca dan menulis menjadi pintu masuk, sementara kreativitas, kepedulian lingkungan, inovasi, dan kewirausahaan menjadi langkah berikutnya untuk menjadikan literasi semakin hidup dan berdampak.
Melalui karya-karya tersebut, MAN 1 Kebumen tidak hanya menghadirkan sebuah stand pameran, tetapi juga membawa pesan bahwa literasi dapat tumbuh menjadi budaya kreatif yang menghasilkan karya, membangun karakter, dan membuka peluang masa depan bagi generasi muda.
(Kn.01)
