Dari Perpustakaan, 48 Siswa MAN 4 Kebumen Disiapkan Jadi Penulis Muda Berprestasi

Kebumen News – (17 Oktober 2026) Sebanyak 48 peserta didik pilihan MAN 4 Kebumen mengikuti pembukaan Kelas Literasi Darul Kutub, Sabtu (17/10). Program ini menjadi langkah nyata madrasah dalam membangun budaya membaca sekaligus melahirkan penulis muda yang kreatif dan produktif.

Mengusung tema “Dari Perpustakaan Tumbuh Membaca, dari Membaca Lahirkan Karya”, Kelas Literasi Darul Kutub tidak sekadar mengajak siswa membaca buku. Program ini juga mendorong mereka mengolah gagasan, mengembangkan imajinasi, dan menghasilkan karya tulis yang inspiratif.

Kepala Perpustakaan MAN 4 Kebumen, Budi Purwanto, S.Pd., membuka kegiatan tersebut. Sementara itu, pesan Kepala MAN 4 Kebumen, Drs. Sugeng Warjoko, M.Ed., disampaikan oleh Waka Kurikulum, Indra Yunan Yunianto, M.Pd.

Dalam pesannya, kepala madrasah menegaskan pentingnya peran kader literasi sebagai penggerak budaya membaca di lingkungan madrasah. Mereka tidak cukup hanya mengembangkan kemampuan pribadi, tetapi juga harus mampu menginspirasi teman sebaya.

“Para kader literasi diharapkan tidak hanya aktif membaca dan menulis, tetapi juga mampu menginspirasi teman-temannya serta menghidupkan suasana perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Dari Membaca Menuju Penerbitan Buku

Mentor Kelas Literasi, Arum Yulia Lestari, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini berorientasi pada hasil karya nyata. Peserta tidak hanya memperoleh pendampingan membaca dan menulis, tetapi juga berkesempatan menerbitkan karya mereka dalam sebuah buku.

Program pendampingan tersebut menargetkan penerbitan antologi cerpen dan puisi ber-ISBN. Target ini diharapkan memotivasi peserta untuk lebih serius mengembangkan kemampuan menulis sekaligus mengenal proses penerbitan buku.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga berani menuangkan ide, pengalaman, dan imajinasinya menjadi karya yang bisa dinikmati banyak orang,” ujar Arum.

Melalui program ini, peserta akan belajar mengembangkan ide, mengasah kreativitas, dan menyusun tulisan secara terarah. Mereka juga akan mengenal tahapan berkarya hingga proses penerbitan buku.

Membangun Ekosistem Literasi Madrasah

Kelas Literasi Darul Kutub diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi siswa yang memiliki minat dan potensi kepenulisan. Selain itu, program ini mendorong tumbuhnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan gagasan melalui tulisan.

Lebih dari sekadar kegiatan perpustakaan, program ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang hidup di MAN 4 Kebumen. Sebanyak 48 kader literasi diharapkan mampu menularkan kebiasaan membaca dan semangat berkarya kepada teman-temannya.

Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan harus menjadi ruang lahirnya gagasan, kreativitas, dan karya yang membanggakan madrasah.

(Kn.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *