Kebumen News – Ratusan murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kebumen menggelar salat Istisqa di halaman madrasah, Senin (19/10/2026). Sebanyak 336 murid kelas IV hingga VI mengikuti ibadah tersebut dengan khusyuk.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2026. Selain memohon turunnya hujan, madrasah juga menanamkan nilai ketakwaan dan kepasrahan kepada Allah SWT.
Ustaz Mudzakir bertindak sebagai imam salat. Sementara itu, Ustaz Abdul Mujib menyampaikan khotbah yang mengajak jamaah memperbanyak istigfar dan memohon ampunan.
### Ajarkan Kepasrahan dan Kepedulian terhadap Lingkungan
Sejak pagi, para murid memenuhi saf-saf yang telah disiapkan di halaman madrasah. Mereka mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari tadarus Al-Qur’an, salat dua rakaat berjamaah, hingga khotbah Istisqa.
Dalam khotbahnya, Ustaz Abdul Mujib mengajak jamaah untuk memperbanyak istigfar, meningkatkan amal kebaikan, serta menjaga hubungan dengan sesama dan lingkungan.
Pesan tersebut menegaskan bahwa menghadapi kemarau tidak cukup dengan ikhtiar lahiriah. Umat Islam juga perlu memperkuat doa, introspeksi diri, dan kepedulian terhadap alam.
Kepala MIN 4 Kebumen, Widyastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran agama secara langsung bagi para murid.
“Salat Istisqa ini merupakan lanjutan rangkaian Peringatan Hari Santri 2026. Setelah tadarus massal pada Sabtu (17/10), kemudian Kirab Santri dan Istighosah Kubra di Pantai Setrojenar pada Ahad (18/10), hari ini kita melaksanakan salat Istisqa,” ungkap Widyastuti.
### Doa Anak-Anak untuk Hujan yang Membawa Berkah
Widyastuti menegaskan bahwa madrasah ingin membangun pemahaman agama melalui praktik nyata. Dengan demikian, murid tidak hanya mengenal ajaran Islam melalui teori di kelas.
“Melalui salat Istisqa yang diikuti 336 murid ini, kami ingin menanamkan pemahaman agama secara praktis dan mendalam. Anak-anak belajar bahwa dalam situasi apa pun, terutama saat menghadapi kekeringan atau kemarau panjang, tempat utama untuk bersandar dan memohon pertolongan adalah Allah SWT,” jelasnya.
Ia berharap doa tulus para murid mendapat rida Allah SWT. Selain itu, hujan yang bermanfaat diharapkan segera turun untuk mengakhiri kekeringan dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kebumen.
Suasana religius menyelimuti halaman madrasah selama doa bersama berlangsung. Para murid menadahkan tangan, memohon keselamatan dan kesuburan bumi kepada Allah SWT.
### Perkuat Karakter Religius melalui Hari Santri
Salat Istisqa menambah rangkaian kegiatan Hari Santri di MIN 4 Kebumen. Sebelumnya, madrasah menggelar tadarus massal dan mengikuti kegiatan Kirab Santri serta Istighosah Kubra di Pantai Setrojenar.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MIN 4 Kebumen berupaya menghubungkan pendidikan akademis dengan pembentukan karakter religius. Madrasah juga mengajak murid memahami pentingnya doa, kepedulian sosial, dan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Peringatan Hari Santri pun menjadi momentum untuk menumbuhkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam iman dan kepedulian terhadap masyarakat.
(Kn.01/Hm)




