Kebumen News – (9 April 2026) Operasi pencarian dan pertolongan (Opsar) terhadap korban laka laut di Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, resmi ditutup melalui apel penutupan yang digelar tim SAR gabungan pada Rabu (9/4/2026).
Apel penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian upaya pencarian intensif yang telah dilakukan sejak hari pertama kejadian oleh berbagai unsur yang terlibat, mulai dari relawan SAR, aparat keamanan, BPBD, hingga masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan operasi, tim gabungan telah melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai, pemantauan arus laut, serta koordinasi lintas sektor untuk memaksimalkan peluang ditemukannya korban. Seluruh tahapan pencarian dilaksanakan sesuai prosedur standar operasi SAR dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan karakteristik gelombang pantai selatan.
Komandan operasi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut. Sinergi antarunsur dinilai menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan operasi di lapangan yang penuh risiko.
Penutupan operasi SAR dilakukan setelah seluruh prosedur pencarian terpenuhi dan melalui pertimbangan teknis sesuai ketentuan yang berlaku. Meski operasi resmi dihentikan, pemantauan wilayah pesisir tetap dilanjutkan secara terbatas oleh unsur relawan dan masyarakat sekitar.
Peristiwa laka laut di kawasan pantai selatan Kebumen kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan pengunjung terhadap potensi bahaya arus balik dan gelombang tinggi yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Dengan berakhirnya operasi ini, seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing setelah sebelumnya terlibat dalam operasi kemanusiaan secara terpadu di kawasan Pantai Setrojenar. (Kn.01)
