MTs Negeri 5 Kebumen Peringati Isra Miraj, Kuatkan Spiritualitas di Era Digital

Kebumen News – (Sabtu, 17 Januari 2026)
MTs Negeri 5 Kebumen menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan khidmat di halaman madrasah. Mengusung tema “Menguatkan Spiritualitas di Era Digital untuk Membangun Peradaban Mulia”, kegiatan ini diikuti seluruh murid, dewan guru, serta karyawan sebagai ikhtiar kolektif meneguhkan nilai keimanan di tengah derasnya arus digitalisasi.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana khusyuk menyelimuti seluruh peserta yang mengikuti setiap prosesi dengan penuh takzim, sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus refleksi spiritual atas tantangan zaman yang kian kompleks.

Kepala MTs Negeri 5 Kebumen, Muhamad Arwani, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kualitas ibadah dan keimanan. Ia mengingatkan bahwa hakikat penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah SWT.
“Momentum Isra Mikraj hendaknya kita jadikan sarana untuk berintrospeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah kita sebagai hamba Allah,” tegasnya.

Nuansa religius semakin terasa dengan lantunan lagu-lagu islami yang menyejukkan jiwa, disusul penampilan hadroh Nur Atrarbiyah yang tampil memukau. Irama shalawat yang menggema tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana dakwah yang menguatkan spiritualitas seluruh hadirin.

Hikmah Isra Mikraj disampaikan oleh Kyai Syarif Hidayat dalam tausiyahnya. Ia menekankan bahwa peristiwa agung Isra Mikraj merupakan pengingat utama akan kewajiban salat lima waktu sebagai tiang agama. Dalam ceramahnya, ia juga mengutip sabda Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan bulan Rajab sebagai bulan Allah SWT.
“Bulan Rajab adalah momentum untuk memperbanyak ibadah, dzikir, istighfar, serta shalawat agar kita memperoleh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” pesannya.

Melalui peringatan Isra Mikraj ini, MTs Negeri 5 Kebumen meneguhkan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya cakap secara intelektual dan digital, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlak mulia. (Kn.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *