Mahasiswa Bantah Isu Pemotongan Dana KIP Kuliah di IAINU Kebumen

Kebumen News – (Selasa, 20 Januari 2026)
Isu dugaan pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen yang beredar di media sosial ditepis tegas oleh mahasiswa penerima manfaat. Mereka memastikan kabar tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.

Alumni penerima KIP Kuliah IAINU Kebumen angkatan 2020, Afrida Zulfiyani, menegaskan selama menempuh studi di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dirinya tidak pernah mengalami pemotongan dana KIP oleh pihak kampus.
“Alhamdulillah, dana KIP kami terima secara utuh. Tidak pernah ada pemotongan dari pihak kampus,” tegas Afrida.

Menurut Afrida, mekanisme pencairan dana KIP Kuliah telah berjalan sesuai ketentuan pemerintah. Dana diterima langsung oleh mahasiswa melalui bank yang ditunjuk, tanpa perantara institusi kampus.
“Mahasiswa mencairkan dana secara mandiri di bank. Dana sepenuhnya menjadi hak mahasiswa dan tidak pernah diserahkan ke kampus,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan dana berada di tangan mahasiswa penerima. Bahkan, dalam praktiknya, sebagian mahasiswa secara sukarela mengelola dana bersama untuk mendukung kegiatan dan pengembangan Forum KIP Kuliah IAINU Kebumen.
“Informasi yang menyebut adanya pemotongan dana KIP jelas tidak benar. Kampus tidak pernah melakukan intervensi dalam bentuk apa pun,” imbuhnya.

Pernyataan senada disampaikan Ketua Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah IAINU Kebumen, Chikmatus Sholichah, mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah semester VII. Ia menegaskan isu yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Saya menegaskan bahwa tidak pernah ada pungutan atau pemotongan dana KIP Kuliah oleh pihak kampus. Dana KIP kami terima secara langsung dan kami kelola bersama untuk kemajuan forum serta kegiatan kemahasiswaan,” tegas Chikmatus.

Ia memastikan, jika ada pihak yang menyebarkan informasi sebaliknya, maka kabar tersebut dapat dipastikan tidak benar dan tidak berdasar.

Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., turut meluruskan informasi keliru yang beredar di ruang publik. Ia menegaskan tidak ada praktik pemotongan dana KIP Kuliah di lingkungan kampus yang dipimpinnya.
“Kami ingin meluruskan bahwa tidak ada pemotongan apa pun. Seluruh dana KIP Kuliah dikelola langsung oleh mahasiswa penerima sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dr. Benny.

Ia menambahkan, peran kampus sebatas pendampingan akademik dan administrasi, tanpa intervensi terhadap dana yang menjadi hak mahasiswa.
“IAINU Kebumen berkomitmen menjalankan program KIP Kuliah secara transparan dan bertanggung jawab, demi mendukung akses pendidikan tinggi yang adil dan berkualitas,” pungkasnya. (Kn.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *