Jembatan Weton Kulon: Simbol Kebangkitan Warga Puring Pasca Banjir Bandang

Kebumen News – 4 November 2025

KEBUMEN – Setelah tiga tahun menunggu, warga Kecamatan Puring dan Buayan akhirnya kembali bisa menyeberangi Sungai Telomoyo dengan aman. Jembatan Weton Kulon yang sempat luluh lantak diterjang banjir bandang pada Maret 2022 kini resmi berdiri megah, menjadi simbol kebangkitan dan ketangguhan masyarakat pasca-bencana.

Peresmian jembatan yang digelar pada Selasa (4/11/2025) itu turut dihadiri Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Kebumen. Kehadiran lembaga ini menandai peran nyata Nahdlatul Ulama dalam membangun kesadaran mitigasi dan rekonstruksi berbasis ketahanan lingkungan.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menegaskan bahwa putusnya jembatan Weton Kulon telah memukul aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga. “Jembatan ini menjadi nadi kehidupan warga dua desa, yakni Weton Kulon dan Pesuruhan,” ujar Bupati Lilis. Ia berharap keberadaan jembatan baru ini mampu menghidupkan kembali mobilitas warga yang selama ini terhambat.

Jembatan yang baru diresmikan ini dirancang lebih kuat dengan teknologi tanpa tiang penyangga di tengah sungai. Desain tersebut memungkinkan aliran air mengalir bebas tanpa hambatan, sekaligus memperkuat daya tahan jembatan terhadap ancaman banjir di musim hujan.

LPBI NU Kebumen melalui kehadirannya menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya fungsional tetapi juga tangguh terhadap bencana. “Pemulihan pasca-bencana bukan sekadar membangun kembali yang rusak, tetapi menciptakan sistem yang lebih siap dan berkelanjutan,” demikian pesan moral yang diusung dalam kegiatan ini.

Kini, denyut kehidupan warga Weton Kulon dan Pesuruhan kembali berdetak. Anak-anak bisa bersekolah tanpa harus memutar jauh, petani dan pedagang kembali mengangkut hasil bumi dengan mudah, dan ambulans tak lagi terhalang ketika waktu darurat tiba. Jembatan Weton Kulon bukan sekadar infrastruktur—ia adalah jembatan harapan dan simbol keteguhan masyarakat Kebumen menghadapi bencana dengan semangat bangkit bersama.

(Kn.01)