Kebumen News – 12 November 2025
MIN 2 Kebumen menjadi pusat semangat para pendidik madrasah ibtidaiyah dari wilayah Sruweng, Petanahan, dan Puring (SPP). Madrasah ini dipercaya menjadi tuan rumah Festival Guru Nasional ke-80 tingkat KKMI Kecamatan, sebuah ajang bergengsi yang tidak hanya menampilkan kompetisi, tetapi juga menumbuhkan kolaborasi dan semangat profesionalisme di kalangan guru madrasah.
Mengusung tema “Guru Hebat, Madrasah Bermartabat”, festival ini menghadirkan berbagai cabang lomba yang mencerminkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan budaya para guru. Di antaranya lomba menyusun modul ajar, tahfidz, mocopat, solo song, dan bercerita.
Setiap cabang lomba dirancang untuk menggali potensi terbaik para guru. Lomba menyusun modul ajar menjadi ajang inovasi dalam pembelajaran, sementara tahfidz dan mocopat menegaskan peran guru sebagai penjaga nilai-nilai keislaman dan budaya Jawa. Adapun lomba solo song dan bercerita memberi ruang bagi guru untuk menyalurkan ekspresi, kreativitas, dan kemampuan komunikasi.
Kepala MIN 2 Kebumen, Imam Muzaki, M.Pd., mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi perlombaan, tetapi juga ajang silaturahmi dan berbagi inspirasi antar guru. Semoga semangat Festival Guru Nasional ini menumbuhkan motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.
Ketua KKMI SPP, Siti Rojiaturrohmah, M.Pd.I, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme peserta.
“Biasanya kita berada di sisi murid sebagai pendamping lomba, hari ini justru kita yang merasakannya. Semangat bapak dan ibu guru luar biasa,” katanya.
Festival Guru Nasional ke-80 tingkat KKMI SPP di MIN 2 Kebumen berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan piala kepada para pemenang dari setiap cabang lomba. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah antar guru madrasah serta meneguhkan dedikasi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui madrasah yang bermartabat.
(Kn.01)
