Kebumen News – 9 November 2025
Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pejagoan resmi menetapkan Sahabat Ela Robingatul Mufadillah, S.Pd. sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pejagoan periode 2025–2029. Ia terpilih kembali dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang digelar di Kantor MWCNU Pejagoan, Ahad (9/11).
Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Pejagoan Ahmad Nur Ridwan, S.Pd.I, dan Ketua PC Fatayat NU Kebumen Hj. Siti Mardhiyah, M.Pd., forum tersebut menjadi momentum penting bagi kader-kader perempuan muda Nahdliyin untuk memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ahmad Nur Ridwan, S.Pd.I. menegaskan komitmen MWCNU Pejagoan dalam mengawal seluruh Banom (Badan Otonom) dan lembaga di bawah naungan NU.
“MWCNU Pejagoan sangat mendukung dan mengawal semua Banom serta lembaga NU yang ada. Kami selalu hadir dan memfasilitasi setiap kegiatan yang berjalan. Selain itu, kami juga memantau masa khidmat semua Banom agar berjalan tertib. Tahun 2025 hampir semua Banom berakhir masa jabatannya. Bahkan Muslimat NU telah berakhir sejak 2024 dan dijadwalkan Konferancab pada Sabtu, 15 November 2025 di Sekretariat Muslimat NU Karangpoh Pejagoan. Sedangkan GP Ansor, IPNU, dan IPPNU akan menyusul pada Desember 2025,” ujar Ahmad Nur Ridwan.
Sementara itu, Ketua Panitia Sahabat Endang Susmiyati, S.Pd.SD menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penuh terselenggaranya acara.
“Kami sangat berterima kasih kepada MWCNU Pejagoan atas dukungan dan fasilitasi yang luar biasa, juga kepada tim ekonomi FASEH serta seluruh PR Fatayat NU se-Kecamatan Pejagoan yang begitu antusias hingga konferensi ini berjalan sukses,” ungkapnya.
Terpilihnya kembali Sahabat Ela Robingatul Mufadillah, S.Pd. disambut penuh haru dan doa oleh para peserta. Dalam sambutannya, Ela menyampaikan rasa syukur dan tekad untuk terus menggerakkan Fatayat NU Pejagoan agar lebih maju, adaptif, dan berdaya bagi masyarakat.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi ladang perjuangan. Mari bersama menjadikan Fatayat NU Pejagoan sebagai wadah kader perempuan yang berilmu, berdaya, dan berdampak nyata bagi umat,” ucapnya dengan penuh semangat.
Konferancab kali ini tidak hanya menjadi forum regenerasi, tetapi juga bukti kuat bahwa semangat perempuan muda NU di Pejagoan terus menyala. Dengan semangat kebersamaan, Fatayat NU Pejagoan menatap masa depan dengan optimisme dan tekad untuk menjadi garda terdepan dalam dakwah sosial dan pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput.
(Kn.01)
