Dua Medali untuk Kebumen! Atletik MAN 1 Taklukkan PORSIMAPTAR, Wujudkan Semangat Hari Pahlawan

Kebumen News – 10 November 2025

Semarang – Di tengah semangat nasional memperingati Hari Pahlawan, Stadion Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang menjadi saksi gemilangnya langkah para pelajar madrasah. Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang LOMBA ATLETIK PORSIMAPTAR 2025 yang digelar pada 10–11 November 2025.

Kemenangan ini bukan sekadar soal kecepatan atau medali, melainkan cermin nyata dari semangat perjuangan yang diwariskan para pahlawan—semangat untuk terus bergerak dan berprestasi, meski medan perjuangan kini berbeda.

Meneladani Semangat Juang di Lintasan Atletik

Jika dulu para pahlawan bertempur dengan darah dan air mata, kini generasi muda melanjutkan perjuangan itu lewat dedikasi dan disiplin. Tim atletik MAN 1 Kebumen membuktikan bahwa semangat juang tak lekang oleh waktu. Mereka berhasil membawa pulang dua medali perunggu, masing-masing:

  1. Fakhri HusainiJuara 3 Lari 400 meter Putra, berhak atas Medali, Piagam, dan Uang Pembinaan sebesar Rp1.000.000,00.
  2. Tim estafet campuran (Fakhri Husaini, Eka Setyowati, Maesaroh, dan A. Haikal) – Juara 3 Estafet Campuran.

Mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, peringatan Hari Pahlawan 2025 seakan menemukan wujud nyatanya pada pencapaian ini. Gerak langkah para atlet MAN 1 Kebumen seirama dengan simbol pergerakan dalam logo Hari Pahlawan—melangkah maju tanpa menoleh ke belakang, demi membawa nama madrasah dan daerah ke panggung nasional.

Dedikasi dan Pengabdian Adalah Kunci

Tak ada kemenangan yang datang tiba-tiba. Di balik medali, ada keringat dan ketekunan. Di balik sorak sorai, ada jadwal latihan yang panjang dan penuh tantangan.
Pembina olahraga MAN 1 Kebumen, Singgih Wicaksono, menjadi sosok di balik layar yang menggembleng para atlet dengan penuh dedikasi.

“Setiap langkah anak-anak di lintasan adalah hasil dari latihan keras dan komitmen yang tinggi. Mereka tidak hanya berlari mengejar garis finis, tetapi juga membawa semangat madrasah dan kebanggaan daerah,” ungkap Singgih.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kebumen Wachid Adib menegaskan makna simbolik prestasi ini di tengah momentum Hari Pahlawan.

“Prestasi ini adalah kado terbaik di Hari Pahlawan. Anak-anak kita telah meneladani jiwa kepahlawanan. Jika dahulu pahlawan mempertahankan kemerdekaan, kini tugas kita adalah mengisinya dengan prestasi dan pengabdian. Fakhri dan tim membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing, membawa nama Kebumen bersinar di Akpol.”

Prestasi ini menjadi penanda bahwa jiwa kepahlawanan tak pernah mati—ia hidup dalam semangat setiap pelajar yang berjuang di bidangnya. Dari lintasan atletik di Akpol, gema semangat itu meluas, membangkitkan inspirasi bagi generasi muda Kebumen dan Indonesia untuk terus melangkah maju, pantang menyerah, dan berani mengukir sejarahnya sendiri.

(Kn.01)