Kebumen News – Derap langkah seragam, hentakan kaki yang kompak, dan sorak dukungan penonton mewarnai ajang LKBB Walet Season 2 di SMK Nawa Bhakti Kebumen, 31 Agustus 2025 lalu. Dari puluhan tim peserta tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK se-Kabupaten Kebumen, nama MAN 4 Kebumen mencuat paling tinggi dengan merebut gelar Juara Umum.
Tim A MAN 4 Kebumen tampil luar biasa. Dengan nilai 3.023 poin, mereka bukan hanya unggul dalam kedisiplinan baris-berbaris, tetapi juga menguasai kategori bergengsi lain seperti PBB Terbaik, Variasi Formasi, Danton Terbaik, hingga Best Costume. Suasana kemenangan terasa makin lengkap saat Tim B dan para supporter MAN 4 Kebumen juga turut membawa pulang piala kejuaraan.
Namun di balik prestasi gemilang ini, ada kisah perjuangan panjang. Sejak awal Juli, para anggota Passusmafaour (Paskibra MAN 4 Kebumen) berlatih tanpa henti. Cuaca yang tak selalu bersahabat, jadwal padat, hingga kelelahan fisik tak membuat mereka menyerah. “Lomba ini bukan sekadar adu baris-berbaris, tapi tentang kekompakan, mental, dan chemistri tim. Rintangan justru jadi pecut untuk meraih prestasi,” jelas pembina, Naufal Hilmy Allam, S.Pd., Gr.
Prestasi ini juga sarat makna emosional. Seluruh dedikasi tim dipersembahkan untuk almarhumah Zelsa Azahra, anggota Tim B yang berpulang tiga minggu sebelum lomba berlangsung. Doa dan semangatnya seakan tetap hadir di setiap hentakan kaki para sahabatnya.
Kepala MAN 4 Kebumen, Sugeng Wardjoko, M.Ed., memberikan apresiasi penuh kepada seluruh siswa, pelatih, dan pendamping. “Inilah buah dari kerja keras, disiplin, dan kebersamaan. Semoga kemenangan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi di bidang apa pun,” ujarnya.
Deretan Prestasi MAN 4 Kebumen di LKBB Walet Season 2:
- Tim A: Juara Umum, Juara Utama 1, PBB Terbaik 1, Variasi dan Formasi Terbaik 1, Danton Terbaik 1, Best Costume
- Tim B: Juara Utama 3, Danton Terbaik 3
- Supporter: Juara 1 Best Supporter
Dengan kemenangan ini, MAN 4 Kebumen seolah mengirim pesan: bahwa disiplin, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah dapat mengubah langkah baris-berbaris menjadi tarian kemenangan yang bersejarah. (Kn.01)
