27 ASN Kemenag Kebumen Naik Pangkat: Hari yang Penuh Rasa Syukur dan Harapan Baru

Kebumen News – Senin, 17 November 2025
Pagi itu, halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen terasa berbeda. Langit cerah, udara sejuk, dan para ASN yang hadir dalam Apel Pagi terlihat membawa semangat yang tak biasa. Bukan tanpa alasan—sebanyak 27 Pegawai Negeri Sipil menerima SK Kenaikan Pangkat periode Desember 2025, sebuah momen yang selalu dinantikan dalam perjalanan karier seorang abdi negara.

Kepala Kankemenag Kebumen, H. Sukarno, menyerahkan SK satu per satu. Setiap pegawai yang maju tampak memancarkan kebanggaan tersendiri—hasil dari proses panjang penuh dedikasi, laporan kinerja, disiplin, dan konsistensi kerja. Dalam amanatnya, Sukarno berbicara dengan nada hangat namun tegas, mengingatkan bahwa kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan negara bagi mereka yang menunjukkan loyalitas dan kinerja nyata.

“Selamat dan sukses. Ini adalah reward dari pemerintah atas pengabdian panjenengan semua. Kedisiplinan tolong terus ditingkatkan,” ujarnya, disambut anggukan para ASN yang hadir.

Aturan Baru yang Mengubah Ritme Karier ASN

Di sisi lain lapangan, beberapa pegawai tampak berdiskusi tentang kebijakan baru terkait kenaikan pangkat yang kini lebih fleksibel. Metha Rosana Dewi, Analis SDM Aparatur Kemenag Kebumen, kemudian menjelaskan secara lebih rinci dalam sesi internal selepas apel.

Ia menyinggung Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2025, regulasi penting yang mulai berlaku per 1 Oktober 2025. Peraturan tersebut memungkinkan kenaikan pangkat diberikan setiap bulan, tanpa menunggu periode tertentu seperti yang selama ini berlaku. Banyak yang menyambutnya sebagai angin segar, membuka ruang percepatan karier, terutama bagi ASN yang selama ini menunggu lama meski sudah memenuhi syarat.

“Dengan perubahan ini, proses kenaikan pangkat yang sebelumnya terasa kaku kini lebih fleksibel dan memberi harapan baru bagi para abdi negara,” jelas Metha.

Kebijakan tersebut pelan-pelan mengubah pola kerja: pegawai lebih terpacu, lebih disiplin, dan lebih fokus pada output, bukan sekadar rutinitas.

Rangkaian Nama yang Menyimpan Cerita Pengabdian

Daftar 27 penerima SK bukan sekadar nama. Di baliknya ada perjalanan panjang, tugas yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dan tantangan yang dilewati dengan konsistensi. Mulai dari guru madrasah, penghulu di KUA, hingga staf struktural di Kankemenag—semuanya menyimpan kisah pengabdian masing-masing.

Beberapa menerima kenaikan dari golongan IV/a ke IV/b, sebuah loncatan yang menandakan kedewasaan dan kematangan dalam jabatan fungsional. Sebagian lainnya naik dari III/d ke IV/a, tanda bahwa kerja keras mereka akhirnya berbuah manis. Ada pula yang naik dari III/c ke III/d—langkah kecil namun penting dalam perjalanan panjang birokrasi.

(27 nama akan tetap ditampilkan lengkap di sini untuk keperluan dokumentasi dan publikasi.)

Harapan yang Menggema di Tengah Halaman Kantor

Ketika apel selesai, para ASN berjalan meninggalkan lapangan dengan wajah yang lebih cerah. Ada yang langsung menghubungi keluarganya, ada yang tersenyum sambil membawa map SK, dan ada pula yang menghela napas lega setelah menunggu cukup lama.

Di antara mereka, optimisme terasa menguat. Kenaikan pangkat bukan hanya sebuah angka golongan, tetapi simbol kepercayaan negara bahwa mereka mampu mengemban tanggung jawab lebih besar.

Momen itu menegaskan bahwa di tengah dinamika birokrasi dan tuntutan pelayanan publik, masih ada ruang apresiasi yang mampu memberi energi baru.

Hari itu, Kemenag Kebumen tidak hanya membagikan SK—tetapi juga memupuk harapan, memperkuat tekad, dan merayakan pengabdian.
(Kn.01)